Month: September 2017

5 Keuntungan Memakai Android Versi Lollipop

5 Keuntungan Memakai Android Versi Lollipop – Buat Andro Mania, pasti sudah tidak asing dengan Android versi Lollipop. Yep…. Versi ini merupakan kelanjutan dari sebelumnya yang bernama Kitkat. Seperti biasa, Google selalu melakukan pembaharuan versi Android dan membaginya dalam beberapa nama. Untuk lollipop sendiri sudah banyak smartphone yang ditanam sistem operasi ini. Buat Anda yang baru, inilah 5 keuntungan yang Anda dapatkan dari Android Versi Lollipop ini.

Adanya Proyek Volta dan API Job Scheduler

Proyek ini dirancang untuk mengontrol aplikasi yang berpengaruh terhadap tenaga baterai. Alat ini juga bisa memastikan agar fungsi tertentu tidak bisa dijalankan ketika baterai melemah.  Selain Volta, ada pula API job scheduler. Anda akan mendapati hal hebat dari tool ini. Aksinya bisa dilihat ketika pembaruan aplikasi terjadi dan kebetulan baterai saat itu telah habis.

Adanya Smartlock

Fitur ini juga dikenal dengan nama on-body detection. Jadi fungsinya agar ketika Anda tengah pergi atau berkendara, lalu tanpa sadar layar ponsel terbuka, fitur inilah yang berperan penting dan mengunci kembali. Ada 4 tipe kunci keamanan yang bisa Anda coba: gesek, pola, PIN, dan sandi. Untuk saran, yang paling aman dan mudah itu pakai pola.

Output Suara Telepon Lebih Baik

Untuk Anda yang gemar komunikasi via telepon, kemunculan Android Lollipop ini lumayan membawa berkah. Anda tidak akan mengkhawatirkan kalau-kalau suara di seberang sana tidak jelas, keruh, dan mirip robot. Kejernihan ini menjadi prioritas utama Lollipop dalam rangka memberi kepuasan penggunanya. Lumayan, kan?

Kemampuan Wi-Fi Lebih Baik

Ini mungkin jadi salah satu yang paling ditunggu oleh pemburu gratisan. Kalau Anda menggunakan ponsel dengan sistem operasi Android Lollipop, Anda tidak akan mendapati keterangan Wi-Fi tak ada akses gara-gara sinyalnya sedikit. Kualitas sinyal buruk pun bukan masalah untuk si Lollipop ini. Benar-benar permen yang dahsyat, ya… Eh….

Ada Tambahan 15 Bahasa Baru

Sejauh ini, dengan hadirnya Android Lollipop, maka sebuah ponsel akan memiliki pilihan 68 bahasa. Memang apa pentingnya? Kan tinggal atur ke Bahasa Indonesia. Yang penting kan cuma fiturnya, bukan bahasanya. Eits, jangan salah. Banyak lho, pemula yang lagi belajar bahasa asing diam-diam menyetel bahasa di ponsel untuk belajar. Sambil menyelam minum air.

Kelima poin di atas bisa Anda tambah sendiri berdasarkan pengalaman. Biasanya, bahkan Google yang memproduksi pun hanya menyertakan kelebihan Android secara terbatas ketika proyek baru diluncurkan. Ini sebagai tanda kalau manusia lebih cerdas daripada mesin. Meskipun bukan programmer sekalipun. Semoga Android versi Lollipop ini bisa menemani dan diajak berbagi dalam keseharian Anda.

Ini Alasan Google Usung Nama Oreo sebagai Brand Terbarunya

Ini Alasan Google Usung Nama Oreo sebagai Brand Terbarunya – Di tahun 2017 ini, kita dikenalkan dengan versi Android terbaru yang bernama Oreo. Seperti dugaan banyak orang, Google android selama ini memang punya penampilan yang unik. Mereka lebih mengutamakan proses agar lebih dikenal oleh banyak pengguna. Kesederhanaan mulai dari nama hingga penggunaan pun jadi prioritas utama. Oleh karena itu, ia menggunakan nama-nama yang mudah diingat.

Ada Android Cupcake, Donut, Eclair, Froyo, Gingerbread, Honeycomb, Ice Cream, Jelly Bean, Kitkat, Lollipop, Marshmallow, hingga Nougat. Kenapa memakai nama makanan sebagai brand resmi Android, ya? Cuma ada dua huruf Alfabet awal yang tidak ikutan disebut. Huruf A dan B. Ada alasan kenapa versi 1.0 tidak diberi nama: karena kekurangan program (kata seorang developer, bernama Jean-Baptise).

Sebenarnya sebelum rilis nama resmi untuk versi Android terbaru, orang-orang sudah menebaknya. Salah satu tebak itu memang oreo. Yang lain oatmeal. Google sendiri baru membuka rahasia penamaan versi terbarunya setelah terjadi Gerhana Matahari di New York. Mengenai motifnya belum ada yang tahun. Tapi kalau dari segi gerak-geriknya, orang menilai Google menunggu waktu yang pas untuk memperkenalkan versi Android terbarunya ini ke publik.

Google tidak membayar siapa pun untuk proses penamaan sistem operasi Android. “Itu branding yang murni sebagai upaya keterjalinan dengan mitra dan pengguna,” kata Valerie Moens. Sementara dari Google sendiri berkata, “Variasi untuk menciptakan brand secara global karena orang-orang banyak yang suka oreo dan Android.”

Brand memang hanya berkaitan dengan khalayak. Brand yang ribet dan tidak mudah diingat, tentunya lebih mudah tersingkir dari kepala setiap orang. Google memanfaatkan betul fakta ini. Buktinya, dari sekian versi Android, tetap saja ramai diminati. Bahkan ada yang menunggu-nunggu versi pembaharuan dan inovasi berikutnya karena nama sistem operasinya berseri. Seperti seri pada film, kita tidak berhenti dari rasa kepo.

Google memanfaatkan emosi dan pengalaman batin calon konsumen maupun pelanggan. Ada semacam daya kejut yang bikin hati siapa pun bertanya-tanya. Tidak dari namanya saja, tapi juga fitur, dan lain-lain. Ilmu marketing seperti ini memang tengah ramai digunakan. Telah banyak buktinya kalau seseorang memakai teknik yang mudah viral ini, jumlah penjualannya akan meningkat drastis, tentunya dibarengi dengan kualitas.

Kata Direktur Pemasaran Produk Google Android, Sagar Kamdar mengatakan bahwa pengguna Android baru bisa menikmati versi Android Oreo pada akhir tahun 2017, lewat pihak ketiga. Sedangkan saat ini hanya tersedia untuk pada developer Android. Tinggal tunggu saja apa yang terjadi selanjutnya.

Kesalahan Pemakaian Ponsel Android yang Jarang Disadari

Kesalahan Pemakaian Ponsel Android yang Jarang Disadari – Saat ini ponsel Android sudah sangat lazim digunakan oleh masyarakat Indonesia dari berbagai kalangan. Entah dengan alasan kebutuhan mendesak maupun sekedar mengikuti tren di dunia. Alasan supaya tidak ketinggalan zaman adalah alasan yang paling lazim. Meskipun begitu, tak semua pengguna paham betul dengan apa yang ia hadapi bahkan melakukan kesalahan pemakaian ponsel Android. Mungkin beberapa hal di bawah ini juga sering Anda lakukan tanpa tahu bahwa ini kurang baik untuk keberlangsungan lifetime HP Android Anda.

Mengisi Daya Ponsel Setelah Android Benar-Benar Mati

Masa hidup baterai akan sangat terpengaruh oleh gaya pengisian yang Anda lakukan, Misal Anda sering mengisi ketika Ponsel Android telah kehabisan daya sama sekali. Atau bisa jadi Anda terlalu sering mengisi ketika daya masih banyak. Jangan kecewa jika nantinya ponsel Anda mengalami kerusakan baterai lebih dini. Lebih baik Anda menyisakan baterai 20% sebelum diisi lagi. Selama pengisian pun lebih baik Anda mendiamkannya, tidak sambil menggunakan untuk aktivitas tertentu.

Asal Install Aplikasi

Ada baiknya Anda mengerti betul aplikasi-aplikasi yang hendak Anda unduh. Tak jarang ada aplikasi tertentu yang sebanarnya tidak perlu. Bahkan mengandung beberapa virus tersembunyi atau mungkin ia mengandung spyware. Bisa-bisa ponsel Anda tiba-tiba dijalankan oleh sesuatu yang tak Anda mengerti. Selain berbahaya bagi masa hidup ponsel, hal itu juga bisa membahayakan data-data rahasia Anda, loh. Ngeri, ya!

Mengunduh Aplikasi Penghemat Baterai

Nah, ini dia yang nampak seperti solusi bagus untuk menyelamatnya baterai Android Anda yang sering bekerja keras setiap harinya. Apakah Anda yakin aplikasi ini banyak membantu? Nyatanya tidak begitu, aplikasi penghemat baterai sebetulnya tidak perlu Anda unduh. Ponsel Android masa kini sudah mempunyai kemampuan memaksimalkan kinerja baterai secara mandiri.

Upgrade Android Buru-Buru

Berita Upgrade Android begitu rilis biasanya akan mengundang banyak orang untuk memperbarui OS mereka. Lalu kenapa melakukannya sedini mungkin justru bisa menjadi kesalahan? Penyebabnya adalah update-an baru tidak menutup kemungkinan masih terdapat beberapa kecacatan yang baru akan diperbaiki beberapa minggu kemudian. Oleh karena itu lebih baik Anda menunggu beberapa waktu untuk upgrade OS Anda.

 

Nah, jadi kebiasaan mana yang paling sering Anda lakukan? Hmm… ternyata begitu efek kesalahan pemakaian ponsel Android, ya. Maka dari itu jadilah pengguna ponsel Android yang aktif dan cerdas. Tak sekedar memanfaatkannya tanpa menjaga. Bahkan dengan mempelajari Handphone Android Anda lebih jauh, Anda bisa mendapatkan banyak keuntungan yang tak diduga. Selamat belajar!