Tips Memilih Power Bank yang Paling Tepat Untuk Smartphone Anda

Dengan semakin banyaknya hal yang bisa dikerjakan dengan menggunakan smartphone, maka sudah dapat dipastikan bahwa baterai smartphone akan lebih cepat habis. Meskipun sudah banyak smartphone yang membawa fitur fast charging yang dapat mengurangi waktu pengisian daya baterai, hal tersebut masih belum begitu bisa membantu.

Pasalnya, terkadang pengguna smartphone tidak memiliki akses output 220V ketika sedang mobile. Oleh sebab itulah, power bank masih menjadi solusi untuk mengisi daya baterai smartphone.

Tak heran jika banyak orang zaman sekarang hampir selalu memiliki power bank untuk mengisi daya baterai smartphonenya. Sayangnya, tidak banyak orang yang paham mengenai bagaimana cara memilih power bank yang paling tepat untuk smartphonenya.

Lalu sebenarnya apa saja yang perlu diperhatikan ketika anda mau membeli sebuah power bank itu? Bagi anda yang mau tau bagaimana cara memilih power bank yang paling tepat untuk smartphone yang anda miliki, anda bisa pelajari tips memilih power bank yang tepat lebih lanjut di dalam artikel ini.

Ini 3 Hal Penting yang Wajib Diperhatikan Ketika Memilih Power Bank Untuk Smartphone Anda

Tidak semua power bank yang dijual di pasaran memang benar-benar tepat digunakan untuk smartphone anda. Bahkan bisa dikatakan hanya ada sedikit saja power bank yang berkualitas di pasaran.

panduan memilih power bank 1024x684 » Tips Memilih Power Bank yang Paling Tepat Untuk Smartphone Anda

Lalu bagaimana caranya menentukan apakah satu power bank itu tepat digunakan untuk mengisi daya baterai smartphone anda atau tidak? Berikut ini adalah 3 hal yang wajib anda perhatikan jika mau memilih power bank yang paling tepat untuk smartphone anda:

  1. Jenis baterai yang digunakan di dalam power bank

Hal pertama yang perlu diperhatikan ketika anda mau membeli power bank adalah jenis baterai yang digunakan di dalamnya.

Berbicara mengenai jenis baterai, power bank yang dijual di pasaran itu biasanya terdiri dari 2 jenis baterai saja.

2 jenis baterai yang paling sering digunakan di power bank adalah Lithium-Ion dan Lithium-Polymer.

Lalu mana yang lebih baik antara 2 jenis baterai tersebut? Yang lebih baik dari Lithium-Ion dan Lithium-Polymer adalah baterai jenis Lithium-Polymer.

Kenapa? Karena Lithium-Polymer sudah memiliki kapasitas yang jauh lebih besar dari baterai jenis Lithium-Ion. Selain itu, Lithium-Polymer juga tidak memiliki memory effect seperti layaknya baterai jenis Lithium-Ion.

Apa yang dimaksud dengan memory effect itu? Yang dimaksud dengan memory effect adalah penurunan kapasitas baterai yang terjadi karena kesalahan pengguna dalam melakukan pengisian daya baterai. Memory effect ini juga dipastikan akan muncul ketika usia pakai baterai sudah cukup lama.

  1. Efisiensi baterai power bank

Setelah memperhatikan masalah jenis baterai yang digunakan di dalam power bank, hal berikutnya yang perlu anda perhatikan adalah efisiensi baterai power bank.

Perlu anda ketahui, untuk bisa berfungsi sebagai pengisi daya baterai perangkat lain, power bank sendiri juga membutuhkan konsumsi daya.

Oleh sebab itu, kapasitas baterai power bank itu tidak mungkin bisa digunakan 100%. Jadi jika anda membeli power bank dengan kapasitas 10.000 mAh, anda tidak bisa menggunakan kapasitas baterai tersebut sepenuhnya untuk mengisi perangkat lain.

Lalu berapa banyak kapasitas baterai power bank yang bisa anda gunakan untuk mengisi perangkat lain? Semua itu tergantung dari efisiensi dari power bank itu sendiri.

Berbicara masalah efisiensi, power bank yang dijual di pasaran kebanyakan menunjukkan efisiensi dalam bentuk persentase. Efisiensi power bank di pasaran biasanya mulai dari 80% hingga maksimal 90%.

Semakin tinggi efisiensi sebuah power bank, maka semakin berkualitas power bank tersebut. Semakin berkualitas sebuah power bank, maka akan semakin mahal harganya.

  1. Kapasitas power bank

Hal terakhir yang perlu anda perhatikan ketika mau membeli power bank untuk smartphone anda adalah kapasitasnya.

Setelah memperhatikan jenis baterai dan juga efisiensinya, anda sudah bisa menentukan kira-kira berapa besar kapasitas power bank yang anda butuhkan.

Untuk memilih kapasitas power bank, anda disarankan untuk melihat berapa kapasitas baterai smartphone anda.

Misalkan saja smartphone anda memiliki baterai dengan kapasitas 5.000 mAh, maka anda tidak harus membeli power bank dengan kapasitas 10.000 mAh.

Anda sebenarnya bisa membeli power bank dengan kapasitas 5.000 mAh saja. Pasalnya, anda masih bisa melakukan pengisian daya baterai smartphone dengan menggunakan power bank tersebut.

Hanya saja, memang anda tidak bisa melakukan pengisian daya baterai smartphone dari 0% hingga 100%.

Namun jika memang dana anda terbatas dan harus membeli sebuah power bank untuk smartphone anda, lebih baik pilih power bank yang berkualitas dengan kapasitas setara dengan kapasitas baterai smartphone anda.

Pasalnya, power bank yang berkualitas itu jauh lebih awet masa pakainya serta biasanya dilengkapi dengan lebih banyak fitur dibandingkan dengan power bank yang dijual dengan harga murah.

Sekarang anda sudah paham bukan mengenai bagaimana caranya membedakan mana power bank yang bagus dan yang biasa-biasa saja? Jadi jika nanti anda mau membeli power bank untuk smartphone anda, pastikan untuk mengikuti tips yang sudah dibagikan di dalam artikel ini ya.

Share